28.2 C
Indonesia
Sabtu, Maret 2, 2024
spot_img

Ketua DPRD Prov Sumsel,Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH., Terima Aksi Demo Tuntut Pencabutan Izin Operasional PT. RMK Energy

Palembang,kabarekspres.com—Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH., Menerima Aksi Demo dari Ikatan Solidaritas Warga Gandus terkait Pencabutan Izin Operasional PT. RMK Energy yang bertempat di Halaman Kantor DPRD Provinsi Sumatra Selatan. Senin (28/08/2023)

Warga yang tergabung dalam Ikatan Solidaritas Warga Gandus (IKSOWDUS) bersama kuasa hukum dari Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan (YBH SSB) kembali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sumsel.

Kedatangan mereka guna menggelar aksi unjuk rasa guna mendesak DPRD Provinsi Sumsel untuk mengawal sampai tuntas terkait dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas loading batu bara PT RMK Energy hingga pencabutan izin operasional PT RMK Energy di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Koordinator Aksi (Korak) sekaligus perwakilan dari YBH SSB,  Dedy Irawan bahwa aksi ini merupakan kali keduanya mereka lakukan terkait aktivitas loading batu bara PT RMK yang menyebabkan warga setempat rata-rata mengalami sakit Infeksi Saluran Penafasan (ISPA).

“Kami minta meminta DPRD Sumsel menindaklanjuti laporan dari Puskesmas setempat kalau warga yang berobat rata- rata mengalami sakit ISPA. Untuk itu, kami meminta agar Dinas Kesehatan untuk turun melihat kondisi warga,”tegas Dedy.

Koordinator Lapangan (Korlap) Angga Saputra menambahkan, kalau PT RMK Energi  diduga kuat tidak taat hukum lantaran walaupun sudah disegel oleh pihak Dinas DLHP Sumsel dan DPRD Sumsel, namun mereka masih tetap beropreasi .

” Siapa dibalik PT RMK ini,” katanya.

Apalagi debu batubara dihisab warga Selat Punai jika dihisab terus menerus bisa menyebabkan kematian bagi warga. “Kami minta cabut izin PT RMK sekarang,jika tidak warga habis kesabarannya,” katanya.

Akhirnya Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Hasbi Asadiki dan anggota Komisi IV DPRD Sumsel Nasrul Halim, Iwan Hermawan dan Andie Dinaldie menemui massa aksi tersebut.

Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati menyampaikan bahwa pihaknya akan membawa persoalan warga tersebut ke tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar bisa segera diberikan tindakan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Hasbi Asadiki menambahkan, akan mengawal 7 tuntutan warga kepada pihak RMK Energi untuk direalisasikan dan meminta Dinas Kesehatan dan Dinas LHP Sumsel turun melihat kondisi masyarakat Selat Punai Kecamatan Gandus.

“Dalam 1 , 2 hari ini kita undang masyarakat dengan PT RMK Energy untuk 7 tuntutan yang disepakati kemarin  dengan Dinas LHP Sumsel untuk ikut mengawal apa yang telah menjadi kesepakatan kita tentang lingkungan dan Dinas Kesehatan kita minta untuk turun ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat,” terangnya

Disaat yang sama,Anggota Komisi IV DPRD Sumsel yang lain,Iwan Hermawan mengatakan, penyegelan yang dilakukan Dinas LHP Sumsel didampingi Komisi IV DPRD Sumsel dilanggar pihak RMK Energy  sendiri dengan tetap beroperasional 2 jam kemudian.

“Mungkin hari Rabu kami ke Jakarta membawa hasil laporan dan hasil laboratorium yang menggambarkan batu mutu udara dan air di sekitar lokasi, ini akan kami tindaklanjuti secepat mungkin dan ini akan kami rapatkan lagi setelah pertemuan,” tandasnya.

(EN/KE)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles